This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 16 November 2022

Persiapan Operasi

Persiapan fisik

1. Pengosongan lambung
    Dilakukan dengan puasa selama 6jam dan atau dengan obat urus2
    Tujuannya untuk mencegah terjadinya tersedak saat pasen dalam kondisi terbius

2. Mandi dan keramas
    Tubuh yang kotor dapat menjadi  sumber kuman dan menyebabkan infeksi pada luka operasi

3. Melepas perhiasan
    Tujuannya untuk agar tidak mengganggu jalannya operasi
    Dan menurunkan infeksi

4. Melepas gigi palsu bila ada
    Bertujuan untuk menghindari terlepasnya gigi palsu Saat dibius dan masuk ke dalam saluran                     pernafasan

5. Mencukur atau memotong rambut disekitar area operasi
    Bertujuan untuk menghindari terjadinya infeksi di area pembedahan dan menghambat proses                  penyembuhan dan perawatan luka

6. Menghapus kutek dan lipstik
    Tujuannya untuk memantau kadar oksigen dari  kuku dan bibir pasien

Periapan mental

Untuk menghadapi pembedahan, pasien harus mempersiapkan mental karena kondisi mental yang kurang siap akan mempengaruhi kondisi fisik atau tubuh pasien.Persiapan ini bertujuan untuk mengurangi rasa cemas terhadap tindakan operasi.Persiapan ini dilakukan denganelibatkan keluarga untuk memberikan dukungan dan beribadah atau berdoa.

Persiapan administrasi

Pasien dan keluarga wajib mengetahui prosedur tindakan serta bertanggung jawab membaca dan menandatangani surat persetujuan operasi.pasien juga harus memastikan jaminan kesehatannya aktif.

Hernia

Hernia adalah celah atau ruang di jaringan kuat yang menahan otot pada tempatnya. Hernia dianggap benjolan biasa, padahal hernia terjadi ketika lapisan dalam otot perut atau sendi melemah, sehingga mengakibatkan tonjolan di area yang lemah tersebut. Jaringan ikat tubuh seharusnya cukup kuat untuk menahan organ tubuh di dalamnya agar tetap berada di posisinya masing-masing. Namun, beberapa hal menyebabkan jaringan ikat melemah sehingga tidak dapat menahan organ di dalamnya dan mengakibatkan hernia. Bagian tersebut muncul melalui area yang riskan dan lemah di dalam dinding otot pada tubuh. Sehingga hal ini dapat mengakibatkan  muncul seperti benjolan dan tonjolan. Selain itu, penyakit hernia ini merupakan kondisi yang umumnya dialami oleh bayi dan juga anak-anak bahkan juga dapat di alami oleh orang dewasa sekalipun. Ada beberapa jenis hernia yang dapat terjadi pada manusia berdasarkan tempat atau organ yang terkena. Sedangkan dalam penanganan yang dilakukan tergantung dengan berat ringan kondisi hernia, bisa hanya dilakukan pengobatan atau dengan latihan memperkuat otot maupun dengan langkah operasi. Namun kita juga dapat melakukan beberapa langkah pencegahan agar hernia tidak terjadi dan menyerang kita.

Jenis-jenis Hernia

Hernia terdiri atas beberapa jenis, yaitu :

·         Hernia inguinalis, terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak di rongga perut mencuat ke selangkangan. 

Hernia inguinalis merupakan jenis hernia yang paling sering terjadi dan pria memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya.

·         Hernia femoralis, terjadi ketika jaringan lemak atau sebagian usus mencuat ke paha atas bagian dalam. Risiko wanita menderita jenis hernia ini lebih tinggi, terutama wanita hamil atau memiliki berat badan berlebih (obesitas).

·         Hernia umbikalis, terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak mendorong dan mencuat di dinding perut, tepatnya di pusar. Hernia umbikalis biasanya dialami oleh bayi dan anak di bawah usia 6 bulan akibat lubang tali pusat tidak tertutup sempurna setelah bayi lahir.

·         Hernia hiatus, terjadi ketika sebagian lambung mencuat ke dalam rongga dada melalui diafragma (sekat antara rongga dada dan rongga perut). Jenis hernia ini umumnya terjadi pada lansia (>50 tahun). Jika seorang anak mengalami hernia hiatus, kondisi tersebut disebabkan oleh kelainan bawaan.

·         Hernia insisional, terjadi ketika usus atau jaringan mencuat melalui bekas luka operasi di bagian perut atau panggul. Hernia insisional dapat terjadi bila luka operasi di perut tidak menutup dengan sempurna.

·         Hernia epigastrik, terjadi ketika jaringan lemak mencuat melalui dinding perut bagian atas, tepatnya dari uluhati hingga pusar.

·         Hernia spigelianterjadi ketika sebagian usus mendorong jaringan ikat (spigelian fascia) yang terletak di sisi luar otot rektus abdominus, yaitu otot yang membentang dari tulang rusuk hingga tulang panggul dengan karakteristik tonjolan yang dikenal dengan ‘six pack’. Hernia spigelian paling sering timbul di daerah sabuk spigelian, yaitu daerah pusar ke bawah.

·         Hernia diafragmaterjadi ketika sebagian organ lambung mencuat masuk ke rongga dada melalui celah diafragma. Hernia jenis ini juga dapat dialami oleh bayi ketika pembentukan diafragma kurang sempurna.

·         Hernia otot, terjadi ketika sebagian otot mencuat melalui dinding perut. Jenis hernia ini juga dapat terjadi pada otot kaki akibat cedera saat berolahraga.

Penulis : Ahmad Sobarna, Skep.Ners